Berita

Pengendalian Ulat Api pada Tanaman Kelapa Sawit


Ulat Api (Setothosea asigna / Setora nitens) merupakan salah satu hama penting pada tanaman kelapa sawit. Tingkat kerusakan yang bisa ditimbulkan oleh ulat api pada tanaman kelapa sawit bervariatif tergantung dari tinggi atau rendahnya populasi ulat api pada tanaman kelapa sawit.

Cara aplikasi yang bisa dilakukan untuk mengendalikan ulat api pada tanaman kelapa sawit diantaranya dengan aplikasi Trunk Injection (Penyuntikkan Melalui Batang) dan Fogging (Pengasapan)

Aplikasi Trunk Injection untuk Mengendalikan Ulat Api pada Kelapa Sawit:


Produk: Manthene 75 SP

a.Peralatan yang harus disiapkan

  • Manthene 75 SP
  • Bor dengan diameter mata bor 1,2 – 1,8 mm
  • Trunk injector atau alat suntik manual kapasitas 30 – 40 ml
  • Ember
  • Gelas ukur
  • Air Bersih


b.Cara Aplikasi

  • Larutkan Manthene 75 SP ke dalam air bersih dengan perbandingan 1 : 1 (contoh : 1 Kg + 1 Liter Air bersih), aduk sampai larut
  • Lubangi pohon kelapa sawit dengan menggunakan Bor (Buat 2 lubang) dengan kedalaman lubang setengah dari diameter batang pohon kelapa sawit
  • Ketinggian lubang kira-kira seukuran tinggi pinggang orang dewasa sehingga ketika melakukan pengeboran posisi tangan nyaman (tidak terlalu ke atas maupun ke bawah)
  • Sudut pengeboran kurang lebih 45 derajat, hal ini bertujuan agar larutan Manthene 75 SP ketika disuntikkan tidak keluar lagi
  • Suntikkan Larutan Manthene 75 SP ke dalam batang kelapa sawit sebanyak 40 ml per pokok (dibagi ke dalam 2 lubang @ 20 ml) kemudian tutup dengan tanah.


Aplikasi Fogging untuk Mengendalikan Ulat Api


Produk :  Klensect 200 ECProduk : (Dosis 300 ml/ha) (Dosis 300 ml/ha)

a.Peralatan yang dibutuhkan

  1. Gelas Ukur
  2. Fogger (kapasitas tangki larutan 5 Ltr) -Ember
  3. Solar
  4. Spreader / Prosynergist
  5. Klensect 200 EC

b.Cara Aplikasi

  1. Larutkan Klensect 200 EC sebanyak 300 ml kedalam 4 liter solar, aduk sampai rata
  2. Tambahkan Spreader sebanyak 75 ml atau Prosynergist sebanyak 25 ml, aduk lagi sampai rata
  3. Tambahkan lagi solar sampai volume larutan menjadi 5 liter (untuk satu tangki Fogger)
  4. Aplikasikan secara merata dengan menggunakan Fogger, larutan Klensect sebanyak 5 Liter tersebut untuk luasan 1 ha sehingga Dosis Klensect per/ha adalah sebesar 300 ml


Berita Lainnya

Ini Syarat Agar Sektor Pertanian Indonesia Mandiri

Sektor pertanian Indonesia saat ini belum sepenuhnya mandiri.

Metamorfosis Divisi Benih

Divisi Benih, awalnya didirikan dengan pertimbangan sebagai produk pendukung dari bisnis pestisida yang ada dan sedang berkembang pesat.

Tips Atasi Penyakit Bulai Pada Jagung

Salah satu kendala yang dihadapi dalam budidaya tanaman jagung adalah penyakit bulai yang disebabkan oleh Peronosclerospora maydis.

Buletin GRATIS Update Tiap Bulan

Hubungi Kami

PT Dharma Guna Wibawa
Alamat: Jalan Agung Perkasa 10, North Jakarta, Jakarta, Indonesia
Telp: (021) 6520222
Email: contact@pt-dgw.com